Senin, 23 Januari 2012

Peralatan Pendukung Pembuatan Kabel LAN

1. Kabel LAN coaxial
Kabel lan coaxial digunakan pada Ethernet 10Base2 dan 10Base5 beberapa tahun yang lalu. 10Base5 mengacu pada thicknet sementara 10Base2 mengacu pada thinnet sebab 10Base5 dulu menggunakan kabel lan coaxial yang lebih tebal.


Kabel LAN coaxial
Awalnya Ethernet mendasakan jaringannya pada Kabel lan coaxial yang mana bisa membentang sampai 500 meter dalam satu segmen. Kabel lan coaxial ini mahal, dan maksimum hanya sampai kecepatan 10Mbps saja. Kabel lan coaxial ini sekarang sudah tidak popular.

2. Kabel STP dan UTP


UTP & STP cable

Kabel lan UTP adalah yang paling popular yang terdiri dari 4 pasang kabel yang saling melilit dengan kode warna khusus yang standard dan diisolasi dengan plastic. Tingkatan dari kabel UTP ini diindikasikan oleh banyak nya lilitan atau pumtiran per inchi, tingkat rendahnya attenuasi, kurang nya tingkat interferensi dan gejala crosstalk. Panjang maksimum per segmen dari kabel lan ini adalah 100 meter saja, jika lebih panjang dari 100 meter maka anda tidak bisa menjamin tingginya tingkat attenuasi. Kecepatan yang bisa dicapai adalah sampai 1 Gigabit yaitu dari jenis kabel lan UTP Cat5e, yang mana jumlah puntiran atau lilitan dari pasangan kabel sedikit lebih banyak per inchi dan ditambah lagi adanya jaket kabel nilon tunggal sebagai insulasi. Jadi sekali lagi grade dari UTP kabel ini ditentukan oleh banyaknya puntiran per inchi.
Standard UTP
  1. Kabel lan UTP Cat 1, dipakai untuk jaringan telpon.
  2. Kabel lan UTP Cat 2, kecepatan maksimum 4 Mbps, aslinya dimaksudkan untuk mendukung Token Ring lewat UTP.
  3. Kabel lan Cat 3, dengan kecepatan maksimum 10 Mbps. Kabel lan ini bisa dipakai untuk jarigan telpon dan merupakan pilihan kabel lan UTP masa silam.
  4. Kabel lan UTP Cat 4, kecepatan maksimum adalah 16 Mbps, umum dipakai jaringan versi cepat Token Ring.
  5. Kabel lan Cat 5, kecepatan maksimum 1 Gigabps, sangat popular untuk kabel lan desktop.
  6. Kabel lan UTP Cat 5e, dengan kecepatan maksimum 1 Gigabps, tingkat emisi lebih rendah, lebih mahal dari Cat 5 akan tetapi lebih bagus untuk jaringan Gigabit.
  7. Kabel lan UTP Cat 6, kecepatan maksimum adalah 1 Gigabps+, dimaksudkan sebagai pengganti Cat 5e dengan kemampuan mendukung kecepatan-2 multigigabit.
Identifikasi UTP
Ada 2 macam standard UTP yaitu :
  1. T568-A adalah kabel lan UTP jenis straight through, kedua ujung penempatan kabel pada pin-2 konektor RJ-45 adalah sama.
  2. T568-B adalah kabel lan UTP jenis cross-over. Anda bisa perhatikan dengan seksama pada kabel cross-over ini, pasangan pin 2 dan 6 dan pasangan pin 1 dan 3 bertukar tempat.


Kabel UTP T-568A & T-568B

Meghubungkan piranti
Aturan main dari pemakaian kabel ini adalah sebagai berikut, jika untuk menghubungkan dua jenis piranti yang berbeda, gunakan kabel lan UTP straight-through. Sementara jika anda menghubungkan dua piranti yang sejenis, gunakanlah kabel lan cross-over.


Menghubungkan Kabel UTP

ALat dan Bahan yang digunakan
 
1. Kabel UTP

UTP cable


  2. Plug RJ-45

RJ-45

3. Crimping tool

Crimping tool

4. LAN tester

LAN tester

Melakukan Penyambungan

1. Pertama kita potong kabel UTP kemudian kita susn dan masukan ke konektor RJ-45.



Ada hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan kabel ini. Dari penjelasan mengenai kabel LAN di atas kita mengetahui bahwa ada dua jenis penyusunan kabel yaitu Straight-through dan Crossover.

Susunan Straight-through

Straight-through











Susunan Cross

Crossover





2. Rapikan dan susu kabel sesuai dengan jenis kabel yang digunakan sebelum dimasukkan ke RJ-45.
3. Setelah semua dipastikan rapi, gunakan crimping tool untuk mengunci RJ-45 sehingga kabel tidak akan terlepas dari RJ-45.



4. lakukan pemotongan dan penyusunan pada ujung kabel satunya, sehingga didapatkan dua kabel yang telah tersusun rapi dan siap untuk digunakan.



5. Kemudian lakukan tester menggunakan LAN tester apakah kedua kabel ini telah tersambung dan tersusun dengan benar. Dengan cara melihat gerak dari LED pada LAN tester.

Straight test
Cross test


Jika pada kabel Straight-through maka LED akan berjalan secara bersamaan dan urut.
1 --> 1
2 --> 2
3 --> 3
4 --> 4
5 --> 5
6 --> 6
7 --> 7
8 --> 8
Pada kabel Crossover maka susunan LED yang menyala akan berubah-rubah.
1 --> 3
2 --> 6
3 --> 1
4 --> 4
5 --> 5
6 --> 2
7 --> 7
8 --> 8
Jika hasil test sudah benar, maka kabel siap digunakan untuk melakukan komuikasi jaringan.

1 komentar:

abdillahrizqon9A mengatakan...

makasih infoya

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates