Rabu, 24 April 2013

Open The Glass

Cerpen ini terinspirasi dari video saat pelajaran Bahasa Indonesia yang berjudul "DOOR"

      Suatu hari di pagi yang cerah, Mr. Weasly memulai rutinitasnya sebagai Door Man atau penjaga pintu di sebuah hotel berbintang di kota kecil bernama Rotherdent. Ia bertugas membukakan pintu bagi setiap pengunjung yang datang. Banyak tamu - tamu penting yang menginap di hotel ini.
      Semula tidak terjadi masalah saat Mr. Weasly melakukan pekerjaannya. Hingga tiba - tiba salah satu pegangan pintu itu mengendur dan hampir terlepas. Segeralah Mr. Weasly memperbaikinya dengan cara memutar - mutar dan menekan pegangan pintu itu. Tapi bukan kembali seperti sediakala, pegangan pintu itu malah terlepas. Mr. Weasly panik dan tidak tahu apa yang harus ia kerjakan.

      Hingga tiba-tiba datang seorang lelaki turun dari lantai atas dan akan keluar dari hotel itu. Karena kepanikan yang dirasakan Mr. Weasly dengan reflek, Mr. Weasly berpura - pura membuka pintu itu yang kebetulan terbuat dari kaca sehingga lelaki itu tidak menyadari bahwa sebenarnya pintu itu tidak terbuka. Dengan langkah pasti dan tergesa - gesa lelaki itu keluar. Dan tiba - tiba BRAAAK!!  Lelaki tadi terbentur kaca. Bukannya meminta maaf, Mr. Weasly malah mentertawakan lelaki tadi. Dengan geram lelaki tadi diam memandang Mr. Weasly yang sedang sibuk mentertawakannya. Sesekali lelaki itu mengusap dahi dan hidungnya. Dengan menatap Mr. Weasly tajam, lelaki itu berkata "Kamu saya pecat!!!". Mr Weasly kaget dan mendongakkan kepalanya menatap lelaki yang ternyata bosnya, Mr. Damian.
END

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates